Sistem Penerimaan Murid Baru SMP Negeri 32 Cipondoh Kota Tangerang Jadi Sorotan, Orang Tua Siswa Berprestasi Pertanyakan Sistem

Giat Masyarakat.2,474 views

MabesNews.com – Kota Tangerang, Polemik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Kota Tangerang kembali menjadi sorotan. Kali ini, seorang orang tua calon murid mengaku kecewa dan bingung lantaran nama anaknya yang mendaftar melalui jalur prestasi taekwondo di SMP Negeri 32 Kota Tangerang tidak muncul dalam sistem, meskipun seluruh persyaratan disebut telah lengkap dan telah diverifikasi oleh panitia sekolah.

Keluhan tersebut disampaikan orang tua calon siswa bernama Fadil Yulian Habibie kepada awak media pada Jumat (3/7/2026). Ia mengaku telah datang langsung ke sekolah untuk menyerahkan seluruh dokumen persyaratan pendaftaran melalui jalur prestasi olahraga taekwondo.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya orang tua dari Fadil Yulian Habibie. Tadi pagi saya mendaftarkan anak saya di SMP Negeri 32 melalui jalur prestasi taekwondo. Semua data yang diperlukan sudah saya kumpulkan dan sudah di-ACC oleh panitia di SMP Negeri 32,” ujarnya.

Namun, setelah menunggu proses input data sambil memantau aplikasi SPMB hingga sekitar pukul 14.00 WIB, ia mengaku terkejut karena nama anaknya tidak muncul dalam sistem penerimaan.

“Saya cek aplikasi sampai pukul 14.00 WIB, tetapi nama anak saya tidak terdaftar. Saya sangat kecewa karena anak saya memiliki prestasi di bidang taekwondo dan seluruh persyaratan sudah lengkap,” katanya.

Ia mengaku semakin bingung setelah berbincang dengan sejumlah orang tua lain yang anak-anaknya juga mendaftar melalui jalur prestasi olahraga. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai proses dan transparansi sistem penerimaan murid baru.

“Ternyata bukan hanya saya yang mengalami hal ini. Ada juga orang tua lain yang anaknya memiliki prestasi taekwondo hingga tingkat final, tetapi tetap tidak muncul di sistem. Kami berharap ada penjelasan yang jelas dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Sebagai orang tua, ia berharap prestasi yang telah diraih anaknya dapat menjadi salah satu pertimbangan sesuai ketentuan yang berlaku pada jalur prestasi.

“Kami hanya ingin anak mendapatkan hak pendidikan yang layak. Anak saya sudah berlatih keras, mengikuti berbagai pertandingan, dan memiliki prestasi. Karena itu kami berharap ada penjelasan mengenai kendala yang terjadi dalam sistem,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut mulai menjadi perhatian masyarakat dan ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warganet berharap proses SPMB dilaksanakan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga tidak merugikan calon murid yang memenuhi persyaratan.

Masyarakat juga berharap Pemerintah Kota Tangerang dan Dinas Pendidikan segera memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah proses penerimaan murid baru.

 

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SMP Negeri 32 Kota Tangerang maupun Dinas Pendidikan Kota Tangerang terkait keluhan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.

 

Penulis: Usin