MabesNews.com – Konflik pengelolaan lahan perkebunan kelapa sawit di Desa Lapan berujung bentrokan antarkelompok warga pada Senin pagi (6/7/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di areal perkebunan eks PT Sinar Inti Sawit (SIS) seluas sekitar 700 hektare yang saat ini dikelola melalui skema kerja sama operasional. Aktivitas di lokasi diduga dihentikan oleh sekelompok orang yang disebut merupakan mantan karyawan PT SIS.
Situasi semakin memanas karena tidak ada perwakilan manajemen dari kedua perusahaan yang berada di lokasi saat kejadian. Aparat Polsek Mandau bersama personel TNI langsung turun ke lokasi untuk meredam dan membubarkan massa guna mencegah konflik meluas.
Akibat bentrokan tersebut, dua pekerja PT PAD mengalami luka berat. Korban pertama, Agustinus (44), warga Pekanbaru, mengalami luka sobek di bagian kepala serta putus empat jari tangan. Sementara korban kedua, Sembiru (42), warga Muara Fajar, Pekanbaru, mengalami luka tusuk di bagian pinggang kanan.
Kedua korban saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Permata Hati.
Selain menimbulkan korban luka, bentrokan tersebut juga mengakibatkan 11 unit kendaraan milik pekerja PT PAD mengalami kerusakan berat dan hingga kini masih berada di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
(Kabar dari Tim Wartawan di Lokasi/HBL)







