Kebersamaan Jadi Awal Harmoni Dewan Hakim MTQH Kepri 2026 di Hotel Aston Tanjungpinang

Mabesnews.com, Tanjungpinang, Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 12.00 WIB – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan begitu terasa di ruang makan Hotel Aston Tanjungpinang pada hari pertama kedatangan para Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Momen makan siang bersama bukan sekadar menikmati hidangan, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di antara seluruh unsur Dewan Hakim sebelum menjalankan amanah besar dalam pelaksanaan MTQH.

Para Dewan Hakim yang hadir berasal dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau, yaitu Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Meski datang dari daerah yang berbeda dengan latar belakang profesi dan pengalaman yang beragam, seluruhnya tampak membaur dalam suasana yang akrab, penuh senyum, dan saling menyapa layaknya sebuah keluarga besar.

Di setiap meja makan terlihat canda tawa yang menghangatkan suasana. Berbagai cerita pengalaman menjadi dewan hakim, kisah perjalanan dari daerah masing-masing, hingga perbincangan ringan tentang persiapan pelaksanaan MTQH mengalir dengan penuh keakraban. Kebersamaan itu mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah yang menjadi salah satu nilai penting dalam penyelenggaraan MTQH.

Pelayanan yang diberikan oleh Hotel Aston Tanjungpinang juga mendapat apresiasi dari para tamu. Keramahan petugas hotel, kebersihan ruangan, serta penyajian hidangan yang tertata dengan baik memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta yang baru tiba setelah menempuh perjalanan dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.

Pada MTQH Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 ini, panitia melibatkan 86 Dewan Hakim Daerah dan 10 Dewan Hakim Nasional yang akan menjalankan tugas penilaian secara profesional dan objektif. Mereka didukung oleh 22 panitera, 9 hakim lampu, 10 ketua majelis, 7 pimpinan Dewan Hakim, serta 6 pengawas yang akan memastikan seluruh proses musabaqah berjalan sesuai ketentuan.

Menariknya, seluruh unsur tersebut tampak berbaur tanpa membedakan jabatan maupun asal daerah. Ketua majelis duduk berdampingan dengan panitera, pengawas berbincang hangat dengan dewan hakim daerah, sementara dewan hakim nasional turut larut dalam suasana penuh keakraban. Kebersamaan yang tercipta menghadirkan keceriaan yang begitu terasa dan menjadi energi positif menjelang dimulainya seluruh rangkaian perlombaan.

Momen makan siang bersama ini menjadi bukti bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQH tidak hanya ditentukan oleh kualitas penilaian di arena musabaqah, tetapi juga oleh kekompakan, komunikasi yang baik, dan semangat persaudaraan yang terjalin di antara seluruh perangkat Dewan Hakim.

Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak hari pertama, para Dewan Hakim diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas, menjunjung tinggi nilai keadilan, serta memberikan penilaian yang objektif demi melahirkan peserta-peserta terbaik yang akan mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau pada MTQH tingkat nasional.(Nursalim Turatea).