Mabesnews.com, Gorontalo – Pembangunan jembatan Dulimata desa tapadaa dusun Palu palu kecamatan botumoito Kabupaten bualemo, provinsi Gorontalo yang dibiayai oleh APBN tahun 2025 mendapatkan sorotan tajam dari warga setempat karena dinilai amburadul. Rabu 21/01/2026
Dalam pantauan media di lokasi terlihat gusuran Exakapator bekas pengambilan timbunan di belakang rumah warga. Yang diduga kuat timbunan tersebut tidak memenuhi syarat berdasarkan hasil uji laboratorium sebelum pekerjaan dimulai.
Sementara Pekerjaan jembatan ini masih dalam tahap perampungan dan dipastikan tidak menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat dilokasi tersebut.
Pembangunan jembatan itu diduga Tidak sesuai aturan dan komitmen awal.bahwasanya komitmen itu mengedepankan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dilokasi pembangunan, Namun setelah PHO. Komitmen itu tidak di laksanakan oleh pelaksana Hingah Ahinya warga menilai pekerjaan jembatan tersebut amburadul.
Di kompirmasi masango warga Tapadaa ” Menjelaskan timbunan tanah yang di gunakan untuk menimbun jalan jembatan berasal dari belakang rumahnya. Pengambilan timbunan itu pelaksana menjanjikan akan menimbun halaman rumah saya. Dan sebagian lagi timbunan itu akan pakai menimbun jalan dijembatan yang sedang di kerja .Namun penimbunan halaman rumah tidak dikerja oleh pelaksana .ujarnya ke media.
Di tempat berbeda mas tejo dikonfirmasi menjelaskan konstruksi jembatan ini tidak sesuai spesifikasi yang telah ditentukan.dimana pemasangan batu di depan rumahnya dan pondasi jembatan sangat rendah, Yang dapat mengakibatkan longsor saat air pasang. Pondasi saluran Air ini dapat berdampak ke rumahnya jika tanah di kikis oleh banjir. Dirinya meminta kepada kejaksaan tinggi Tinjau kembali pekerjaan jembatan ini.karena di duga serat korupsi. Pasalnya jembatan tersebut sudah Di PHO Dan masih menyisihkan hutang piutang dengan saya. ujarnya
Selain itu, tejo mengukapkan bahwa material pasir krikil yang digunakan untuk jembatan masuk ke teras rumahnya di angkut sendiri mengunakan argo.sementara perjanjian awal pekerjaan itu diperbaiki oleh pelaksana ,Dan Tidak sampai di perbaikan jalan. Dirinya juga telah minjamkam uang kepihak bas yang bekerja dijembatan itu .Dan Sampai dengan hari ni .Bas itu belum membayar hutangya kepada saya ungkanya ke media. ( JM )
Sampai berita ini terbit Pengawas balai pelaksana jalan nasional dan pihak pelaksana proyek tidak dapat di temui dan di konfirmasi oleh media.
Jembatan Dulimata Desa Tapadaa Diduga Serat Korupsi.Warga Meminta Kejati Gorontalo Turun Ke Lokasi







