DIB Optimalkan Ekonomi Nelayan di Sekitar Pulau Penebang Lewat Diversifikasi Alat Tangkap

Kayong Utara, MabesNews.com – 7 Juli 2026 – PT Dharma Inti Bersama (DIB) menyerahkan bantuan alat tangkap ikan berupa jaring insang (gill net) dan 2.500 mata kail pancing rawai kepada kelompok nelayan di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk mendukung peningkatan produktivitas nelayan di sekitar Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP).

KIPP merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola oleh PT Dharma Inti Bersama. Seiring dengan pengembangan kawasan hilirisasi bauksit tersebut, perusahaan berkomitmen memastikan masyarakat lokal turut merasakan manfaat ekonomi melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Perwakilan PT Dharma Inti Bersama, Sugeng Sulistiyo, menjelaskan bahwa pemberian bantuan didasarkan pada hasil identifikasi kebutuhan nelayan di lapangan. Selama ini, sebagian besar nelayan masih bergantung pada metode penangkapan ikan menggunakan kelong, yang dinilai memiliki keterbatasan, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

> “Program ini bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menghadirkan alternatif alat tangkap yang dapat dimanfaatkan nelayan sesuai kondisi di lapangan. Selama ini sebagian besar nelayan masih bergantung pada kelong. Kami berharap jaring insang maupun pancing rawai dapat menjadi pilihan tambahan untuk meningkatkan hasil tangkapan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga nelayan,” ujar Sugeng.

Selain menyerahkan bantuan, Sugeng juga menekankan pentingnya perawatan alat tangkap serta evaluasi berkala agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

> “Kami berharap para nelayan dapat memberikan masukan mengenai manfaat bantuan ini. Evaluasi tersebut akan menjadi bahan bagi kami untuk terus menyusun program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Komitmen kami adalah terus tumbuh dan melangkah bersama masyarakat Desa Pelapis,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan penerima bantuan jaring insang, Hamsyah, menyambut baik inisiatif PT Dharma Inti Bersama. Menurutnya, bantuan tersebut memberikan alternatif alat tangkap yang lebih efektif dan dapat meningkatkan peluang memperoleh hasil tangkapan.

> “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Dulu kami hanya mengandalkan kelong untuk menangkap ikan. Sekarang kami memiliki alternatif menggunakan jaring insang, sehingga peluang mendapatkan hasil tangkapan menjadi lebih besar,” ungkap Hamsyah.

Melalui program CSR ini, PT Dharma Inti Bersama berharap kesejahteraan nelayan di sekitar Kawasan Industri Pulau Penebang dapat terus meningkat seiring berkembangnya kawasan industri, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat setempat.

 

Mpd