Tanjungpinang, Sabtu, 4 Juli 2026 – Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Pelantikan dan Orientasi Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Hotel Aston Tanjungpinang, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi seluruh Dewan Hakim sebelum menjalankan tugas menilai para peserta MTQ dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau.
Mengusung semangat profesionalisme, kejujuran, dan integritas, pelantikan tersebut menjadi penegasan komitmen seluruh Dewan Hakim untuk melaksanakan amanah secara objektif, adil, dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, para Dewan Hakim dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Kepulauan Anambas mengikuti prosesi pelantikan dengan penuh kekhusyukan. Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi sebagai bekal teknis dalam menyamakan persepsi, memahami mekanisme penilaian, serta memperkuat komitmen menjaga kualitas pelaksanaan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Pelaksanaan orientasi memiliki arti penting karena seluruh Dewan Hakim dituntut tidak hanya memiliki kompetensi di bidang Al-Qur’an dan Hadis, tetapi juga mampu menjalankan tugas secara profesional, independen, dan menjunjung tinggi nilai keadilan. Keseragaman pemahaman terhadap pedoman penilaian menjadi salah satu kunci untuk menghasilkan keputusan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada penyelenggaraan MTQ XII Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, unsur Dewan Hakim terdiri atas 86 Dewan Hakim Daerah, 10 Dewan Hakim Nasional, 22 panitera, 9 hakim lampu, 10 ketua majelis, 7 pimpinan Dewan Hakim, serta 6 pengawas. Seluruh unsur tersebut akan bekerja secara terpadu dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ agar berlangsung tertib, transparan, dan berkualitas.
Suasana kekeluargaan juga tampak mewarnai kegiatan sejak awal. Para Dewan Hakim saling bertegur sapa, bertukar pengalaman, dan membangun komunikasi yang harmonis sebagai modal penting dalam menciptakan sinergi selama pelaksanaan MTQ. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat ukhuwah Islamiyah yang menjadi ruh dalam setiap penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an.
Dengan telah dilantiknya seluruh Dewan Hakim, diharapkan proses penilaian pada setiap cabang musabaqah dapat berlangsung secara objektif, profesional, dan berintegritas, sehingga mampu melahirkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta terbaik yang akan mewakili Provinsi Kepulauan Riau pada ajang MTQ tingkat nasional.
Pelantikan dan orientasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk menjaga marwah MTQ sebagai wahana pembinaan generasi Qur’ani, sekaligus memperkokoh syiar Islam di Bumi Segantang Lada. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, seluruh Dewan Hakim siap mengemban amanah demi menyukseskan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.(Nursalim Turatea).






